Tajwid Atau EYD ?

Share:

الله Lafdzul jalalah adalah 


Dalam EYD lafadz yang benar adalah ALLAH bukan ALLOH, memang demikian. Tetapi  ada beberapa hal pengecualian yang membuat saya lebih tertarik menggunakan lafadz ALLOH dari pada ALLAH. Mari kita simak alasannya dan mudah-mudahan anda pun menggunakan lafadz ALLOH ketimbang ALLAH setelah melihat alasan-alasan di bawah ini.

Lafdzul jalalah adalah الله merupakan salah satu hukum tajwid yang paling wajib’ salah satu hukum tajwid adalah mengucapkan taghlizul lam (menebalkan LAM) pada lafadz الله sehingga terbaca adalah ALLOH bukan ALLAH. Hukum mempelajari tajwid adalah Fardlu Kifayah sedangkan menerapkan dalam membaca AL-Quran apalagi sampai mengucapkan kata الله adalah wajib karenaالله adalah tuhannya umat Islam dan hukum ini tidak dapat tergantikan apalagi hanya karena mengikuti aturan EYD yang jelas-jelas hanya buatan manusia.\ menghindarkan Tasyabuh (persamaan) dengan agama kafir (Kristen). 

Sesuai dengan hadist "Man tsyabaha bi qoumin fahuwa minhum" barang siapa yang mengikuti suatu kaum maka dia termasuk menjadi kaum tersebut. Hal ini apalagi yang diikuti adalah kafir (Kristen). Karena orang Kristen mengucapkan tuhan mereka adalah dengan nama ALLAH. Maka apakah kita sebagai umat Islam mau menyamakan nama tuhan mereka dengan nama tuhan kita. Jelas kita tidak mau. Karena tuhan kita الله adalah adalah tuhan yang Monotheisme (menganut kepercayaan satu tuhan) sedangkan bagi mereka tuhan mereka yaitu ALLAH adalah salah satu dari tritunggal (tuhan yang tiga) yaitu tuhan bapak = ALLAH, tuhan IBU, dan tuhan ANAK.

menghindarkan kerancuan orang awam. Ini juga penting karena jika ditulis dengan lafadz ALLAH menjadi kerancuan bagi yang membacanya, apakah ini yang dimaksud tuhannya orang kristen atau tuhannya orang Islam?.

Dari alasan diatas maka penggunaan lafadz الله ditulis dengan ALLAH khususnya bagi orang muslim adalah sangat tidak tepat. Bahkan jika diniatkan penggunaan tulisan ALLAH untuk menyamai tuhannya orang kafir (nasroni) maka yang orang muslim yang menggunakan tersebut dihukumi KUFUR (keluar dari agama islam). Nauzubillahi min zalik. Oleh karena itu untuk mencegah kearah tersebut hokum sebaliknya diterapkan (mafhum mukholafah) menjadi sunah menggunakan tulisan ALLOH. Bahkan wajib menggunakannya jika dirasa sangat perlu untuk membedakan tuhan nasroni dan tuhan kita الله maka hukumnya wajib menggunakan lafadz ALLOH. Dan bahkan untuk lebih aman gunakanlah tulisan arab langsung lafaz (الله ).Ahlussunah Waljama'ah

No comments