Ibnu Kasir

Share:
Nama lengkapnya adalah Imadudin Isma`il bin Umar bin Kasir . Namun, ia lebih dikenal dengan nama Ibnu katsir . Ia terkenal sebagai ahli fikih , ahli hadist , sejarahawan , dan mufasir di paripurna . Ia dilahirkan pada tahun 700 H/1301 M di Bosyra , salah satu desa di Suriah . 

Ketika berusia 6 tahun , Ibnu Kasir pindah bersama keluarganya di Damskus dan dibesarkan disana . Di daerah itu ia mendalami berbagai disiplin ilmu dari ulama terkemuka . Guru pertamanya adalah Burhanuddin al-Fazari yang menganut Madzhab Syafi`i . setelah itu ia berada dibawah pengaruh Ibnu Taimiyah . Dalam bidang hadis , ia belajar kepada seorang ulama hadist tekemuka di Suriah , Jamaluddin al-Mizzi . Ibnu Kasir sangat cerdas dibidang itu sehingga Ibnu Hajar ( seorang ulama hadist dari Kairo) menyebutnya ahli hadist yang fakih . Beberapa tahun menyusun al-Ijtihaad fi Talab al-Jihad , ia wafat pada tahun 774 H/1373 M dan dimakamkan disamping makam Ibnu Taimiyah , gurunya .

Ibnu kasir sangat senang mengumpulkan hasil hasil kajian agam , mengajarkan berbagai ilmu , serta meriwayatkan hadist yang di dengarnya . Sejarah mencatat bahwa ia termasuk salah ulama yang mengetahui dan mengahafal hadis Muhammad SAW, fatwa , sahabat serta tabiin , disamping mengetahui bidang ilmu sejarah secara luas . Bukti keluasan ilmunya dapat dilihat dari monumentalnya dari bidang tafsir dan sejarah . Ia dikenal sebagai seorang ulama yang berpengetahuan luas di kedua bidang tersebut sekalipun ia juga menguasai bidang lain .